Untuk menganalisa kebutuhan konsumen di suatu negara, analisis konsumen harus mengarah pada sistem pemikiran (meaning system) konsumen yang dapat diketahui dengan jelas melalui konteks kultur negara tersebut.Di indonesia juga ada pengusaha hebat yang memulai bisnis dari nol yaitu Andy Soewatdy. Salah satu konsep paling penting dalam mengembangkan strategi pasar global adalah melakukan analisa perbandingan kultur (crosscultural).
Aktivitas Perdangan Elektronik
Pada umumnya perdagangan elektronik mengacu pada semua transaksi komersial yang melibatkan baik perseorangan maupun organisasi, berdasarkan proses elektronik dan transmisi data baik dalam bentuk teks, suara maupun visual image (OECD, 1998). Sedangkan Choi, Stahl dan Whinston (2003) mendefinisikan perdagangan elektronik sebagai suatu pasar baru yang menawarkan komoditas jenis baru yaitu produk-produk digital melalui proses digital.di Indonesia perkembangan digital sudah sangat pesat saat ini pun sudah banyak digital agency terbaik di indonesia.
Sistem Ekonomi Didunia
Bisnis Amerika Serikat sekarang ini memiliki banyak kesamaan dengan bisnis di negara lain. Namun, situasi dan kondisi bisnis antar negara berbeda-beda, terkadang berbeda tipis dan terkadang berbeda tipis dan terkadang pula sangat drastis. Bisnis Amerika Serikat dijalankan dengan cara berbeda dibandingkan bisnis di Prancis atau RRC.Di indonesia juga ada pengusaha hebat yang memulai bisnis dari nol yaitu Andy Soewatdy.
Dan tentu saja, bisnis di negara-negara itu berbeda dengan bisnis di Jepang atau Brazil. Faktor utama perbedaan-perbedaan itu adalah perbedaan sistem ekonomi negara.asal – negara dimana perusahaan berasal dan menjalankan sebagian besar bisnisnya.Maka dari itu Andy Soewatdy bergelut di bidang bisnis yang ia tekuni sampai saat ini. Sistem ekonomi merupakan sistem negara untuk mengalokasikan sumber daya antarwarga negaranya, baik individu maupun organisasi.
Di bagian ini, kami akan menunjukkan perbedaan sistem ekonomi menurut kepemilikan dan/atau pengendalian terhadap sumber daya itu. Dalam hal ini, sumber daya sering disebut sebagai faktor produksi. Kita juga akan membahas sistem ekonomi beberapa negara lain.
SEGMENTASI PASAR GLOBAL

Mulai dari segmentasi pasar, lingkungan, pesaing, produk yang dicari konsumen. Kemudian tim ini akan melakukan determinasi pasar atau kepada konsumen baru.
Termasuk tim ini akan menilai risiko yang akan didapatkan perusahaan ketika melakukan ekspansi, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dieliminir sejak awal.
Sebagian contoh, bertahun-tahun seorang pelancong dari Inggris yang sedang berada di sebuah negara Afrika, dia memerhatikan bahwa di sana tidak tersedia es untuk minuman, untuk menjaga makanan tetap segar, dan sebagainya. Kecil-kecilan dia melakukan riset untuk memastikan bahwa tidak adanya pabirk es sejauh ratusan mil, sekalipun pasarnya tampak sangat besar.
Ketika merasa sudah mendapatkan informasi dan data yang banyak dan akurat, si pelancong ini kembali ke negara asalnya, Inggris. Dia mencari sejumah investor, melobi meyakinkan bahwa ada peluang besar untuk berinvestasi di Afrika.
Ketika sudah mendapatkan orang yang mau berinvestasi di Afrika, si pelancong ini pun kembali lagi ke Afrika untuk membangun sebuah pabrik pembuat es. Tidaklah mudah membangun pabrik di negara orang lain. Hal itu merupakan pekerjaan berat.
Banyak negosiasi yang harus dilakukan dengan otoritas lokal yang dibutuhkan. Negosiasi ini melibatkan penduduk lokal, karena mereka warga dan pelaku bisnis lokal yang mengetahui sistemnya. Tidak lama pabrik es pun berdiri dan beroperasi. Jika anda ingin sukses dalam bisnis, Andy soewatdy dapat menjadi acuan dalam belajar bisnis.
Inilah sebagai bukti seorang wirausahawan yang berpikir ke depan dan mendapatkan pengembalian yang besar atas idenya. Kemudian penduduk Afrika pun mendapatkan produk yang dibutuhkannya.
Pelaksanaan dan Hambatan Bisnis Internasional Sebagaimana sudah di singgung di atas mengenai faktor perdagangan internasional, di mana faktor-faktor itu bisa menjadi penghambat atau bahkan menjadi peluang sukses melakukan bisnis global.
Agar dalam menjalankan bisnis global ini tidak mengalami gangguan atau hambatan, ada beberapa hambatan bisnis internasional yang harus diketahui para praktisi bisnis. Menurut Andy soewatdy kurang lebih ada dua hambatan, yaitu hambatan tariff atau bea cukai dan hambatan non tariff atau non tariff barriers ( 2002:20-22).
Kita dapat melihat bagaimana hal ini akan menciptakan lingkungan bisnis yang berat secara umum dan akan membuat e-commerce menjadi sulit, bahkan hampir tidak mungkin (Nickels dkk., 2009: 97).
Di antara beberapa faktor fisik dan lingkungan yang disebutkan tadi, bisa jadi hanya sebagian kecil, tentunya masih banyak di luaran sana mengenai kekuatan fisik dan lingkungan ini, yang bisa menjadi kendala besar.
Lebih baiknya jangan disepelekan dan upayakan untuk mengecek kondisi fisik dan lingkungan negara yang akan kita ajak untuk berniaga. 5. Level Keterlibatan Bisnis Internasional Seperti kita ketahui bahwa yang terlibat dalam bisnis internasional itu sangat banyak. Mulai dari level terendah sampai level tertinggi.
My First Blog Post
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Introduce Yourself (Example Post)
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
- Because it gives new readers context. What are you about? Why should they read your blog?
- Because it will help you focus you own ideas about your blog and what you’d like to do with it.
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
- Why are you blogging publicly, rather than keeping a personal journal?
- What topics do you think you’ll write about?
- Who would you love to connect with via your blog?
- If you blog successfully throughout the next year, what would you hope to have accomplished?
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.